Masyhuriah mengaku, rumah pintar yang didirikannya itu mendapatkan apresiasi luar biasa dari Pemkab Magetan. Bahkan diakuinya, tanah untuk lokasi berdirinya rumah pintar Nawasena saat ini merupakan pemberian dari Pemkab Magetan.
Untuk anak-anak yang berkunjung dikatakannya berasal dari berbagai sekolah dari tingkat PAUD, TK, dan SD di Magetan dan sekitarnya.
Dihadapkan dengan harapan menuju Indonesia Emas di tahun 2045, ia pun mengingatkan pentingnya pendidikan untuk mewujudkannya.
“Indonesia belajar, Indonesia cerdas, Indonesia maju, Indonesia sejahtera, semuanya berawal dari pendidikan,” ujarnya.
Sebelum mendirikan rumah pintar Nawasena, Masyhuriah mengaku juga pernah menjabat sebagai kepala rumah pintar di Malang selama 6 tahun. (Red).













