Temu Pendengar di Jakarta dibuka dengan meriah oleh tarian tradisional khas Jakarta, yakni Ondel-Ondel.
Chaiperson RTI lebih lanjut mengemukakan, situasi dunia internasional saat ini tengah bergejolak dan banyak tempat di dunia yang mulai kehilangan rasa perdamaian.
Melalui program multibahasa yang dimiliki RTI, maka Cheryl Lai berharap dapat merekatkan hubungan emosional antar umat manusia guna menciptakan perdamaian.
“Stasiun RTI sudah seharusnya menyebarkan suara perdamaian. Ada banyak tempat di dunia saat ini yang mulai kehilangan rasa perdamaian. Namun demikian, perdamaian dapat tercipta kembali melalui pertukaran yang menghubungkan emosional antar umat manusial,” katanya.
Pada acara temu pendengar itu Sekretaris Utama Taipei Economic and Trade Office (TETO), Yang Chun Yeh menyatakan sangat terkesan dengan antusiasme para pendengar di Indonesia.













