Ia menegaskan, kondisi rumah-rumah yang menunggu perbaikan ini sangat rentan terhadap bencana maupun penyakit, sehingga semakin memperparah kesenjangan sosial yang ada.
Dalam rapat tersebut, Rinna mengajukan dua pertanyaan mendasar kepada pihak eksekutif yang dianggap perlu dijawab secara transparan:
“Apa alasan spesifik di balik belum disetujuinya pencairan dana tahap kedua oleh Wali Kota Cirebon? Apakah ada faktor administratif, anggaran, atau politik yang belum diungkap secara publik, mengingat dukungan provinsi dan pusat sudah tersedia?” tegasnya.
“Apakah dinas terkait atau lembaga audit seperti BPK telah turun langsung untuk mengevaluasi proses ini? Bagaimana mekanisme pengawasan agar dana tidak mengendap atau disalahgunakan selama keterlambatan?”













