“Selama ini ada yang sampai 3 jam menuju tempat kerjanya di Ciampel karena jembatan warisan Belanda ini sempit, harus buka tutup. Nanti Desember bisa pakai jalan baru yang lebih lebar dan nyaman, ke pabrik, sekolah, ke tempat wisata akan lancar,” katanya.
Proyek jembatan yang melintang di atas Sungai Citarum sepaniang 130 meter itu dibangun menggunakan anggaran bantuan keuangan Provinsi Jabar melalui dua tahap.
Gubernur mengungkapkan pembangunan kembali jembatan Walahar merupakan aspirasi dari masyarakat Karawang.
“Sekarang kita bangun lagi sesuai aspirasi masyarakat. Ini sebagai rasa cinta kami kepada masyarakat Karawang,” ujar Ridwan Kamil.@herz













