Ia juga menekankan pentingnya kader Golkar untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan jati diri partai.
“Golkar harus mampu mengikuti perkembangan, tetapi tidak kehilangan akar kekaryaan yang menjadi kekuatan utama kita,” katanya.
Di tengah munculnya banyak figur baru, Ridwan Hisjam justru dinilai mampu menjadi penyeimbang dan rujukan bagi kader muda Golkar. Pengalaman dan sikapnya yang tenang menjadikan ia kerap dilibatkan dalam diskusi strategis dan konsolidasi partai.
“Regenerasi itu penting, tapi harus dibangun di atas fondasi pengalaman dan nilai kebersamaan,” tambahnya.
Dengan rekam jejak dan konsistensi yang terjaga, Ridwan Hisjam dipandang sebagai kader Golkar yang namanya tak pernah redup dari panggung politik, sekaligus simbol kontinuitas dan stabilitas di tengah dinamika politik nasional. (Red).











