Dia menjelaskan, kerja sama Gerindra dan PKB dilatarbelakangi keinginan menyatukan dua kekuatan besar Indonesia, yakni nasionalis dan religius. Tujuan utamanya untuk menghindari polarisasi masyarakat pada Pemilu 2024.
“Kerja sama didasarkan pada visi bersama agar terjadi percepatan pembangunan untuk Indonesia secara berdaulat, adil, makmur, dan sejahtera,” kata dia.
Selain Gerindra dan PKB, dia melanjutkan, koalisi ini dapat membuka koalisi dengan partai politik lain atas persetujuan kedua belah pihak.
“Kalau partai lain koalisinya nggak jelas dan mau gabung ke kami, DPP PKB selalu membuka pintu komunikasi,” ujarnya.
Kata Mikhael, untuk mempersiapkan Pilpres 2024, PKB dan Gerindra langsung satu suara untuk menghadapi Pilpres 2024. Menurutnya, koalisi ini memberi bukti nyata kepada masyarakat.













