“Hingga hari ini, total 30.151 personel TNI telah dilibatkan, terdiri dari 11.143 personel di Aceh, 11.737 di Sumatera Utara, dan 6.664 di Sumatera Barat. Alutsista yang dikerahkan meliputi 15 pesawat angkut, 26 helikopter, 7 KRI yang terdiri dari 2 KRI rumah sakit dan 5 KRI logistik, serta 1 Kapal ADRI. Total bantuan yang telah didistribusikan melalui udara mencapai 199,48 ton dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju pangkalan aju di Medan, Sibolga, Banda Aceh, Lhokseumawe, Rimbili, dan Padang,” papar Kapuspen TNI.
Menanggapi pemberitaan terkait logistik yang sempat tercecer saat dropping udara, Kapuspen TNI menegaskan bahwa keselamatan masyarakat di bawah, keselamatan pilot dan kru, serta kondisi alutsista tetap menjadi prioritas. “Faktor medan bencana seperti kabel melintang, kontur tanah tidak stabil, kemiringan lereng, menjadi pertimbangan teknis pilot dalam menentukan metode penyaluran. TNI terus melakukan evaluasi agar distribusi berikutnya semakin optimal,” tegasnya.













