“Generasi Z sangat dekat dengan teknologi dan informasi. Namun di sisi lain mereka juga rentan terhadap berbagai pengaruh negatif di ruang digital, termasuk penyalahgunaan narkoba yang kini banyak memanfaatkan media sosial sebagai sarana peredarannya,” ujar Toton.
Ia menjelaskan bahwa, tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan remaja dapat memunculkan tekanan sosial digital yang pada sebagian kasus mendorong perilaku berisiko. Oleh karena itu, BNNP Jawa Tengah terus mendorong penguatan program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkoba dimulai dari Anak Bersih Dari Narkoba) melalui pendekatan edukasi, komunitas, dan kolaborasi lintas sektor.
Menurut Toton, sinergi dengan lembaga keagamaan seperti Masjid Agung Jawa Tengah menjadi langkah strategis untuk memperkuat benteng moral generasi muda.













