Pada kesempatan itu, Serma Sugiatno menekankan kepada para kader posyandu, untuk memastikan bahwa, alat timbang dan alat ukur balita sudah sesuai standar. Disamping, intervensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pangan lokal harus sudah diterima oleh ibu hamil dan balita yang mengalami masalah gizi.
“Kita harus terus bersinergi dan berkolaborasi secara masif dan memastikan kembali terkait pendataan ibu hamil serta balita yang menjadi target, sehingga upaya pencegahan stunting tepat sasaran,” jelasnya saat memberikan arahannya.
Melihat banyak potensi wilayah Kab. Pacitan yang kaya akan sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan, dirinya juga mengajak kepada masyarakat untuk memberdayakan gemar makan ikan, demi memenuhi gizi seimbang terutama bagi ibu hamil dan anak.











