Dalam sambutannya, Ketua Umum PBTI, Letjen TNI H.M Thamrin Marzuki mengatakan, pembagian 6 wilayah ini merupakan upaya kita bersama. Yakni untuk menghasilkan formula pembinaan dan pengembangan prestasi taekwondo agar lebih terdesentralisasi lagi dan menciptakan persaingan yang lebih merata.
“Harapan kita dengan persaingan yang ketat dan kompetitif di wilayah masing-masing, proses kontinuitas identifikasi bakat atlet terus bisa di monitoring dan menjadi bagian penting dari proses regerenasi atlet taekwondo. Dan sasaran serta fokus kita memang untuk atlet kadet dan junior utnuk proyeksi jangka panjang timnas taekwondo Indonesia kedepan,’ ujar Thamrin melalui keterangannya, Senin (5/12).
Ditambahkan Thamrin, dirinya bersyukur sejak kejurnas taekwondo wilayah ini dilaksanakan, event nasional dari cabor taekwondo Indonesia ini didukung oleh banyak pihak. Dari pemerintah daerah, KONI daerah hingga pihak-pihak yang terkait lainnya, baik langsung maupun tidak langsung dalam mensukseskan event ini. Termasuk peran institusi TNI/ Polri serta institusi pendidikan seperti kampus.













