Lebih lanjut, Panglima TNI menekankan pentingnya penguatan sistem kesehatan yang mampu menjawab berbagai tantangan ke depan. “Sistem kesehatan TNI harus terus dikembangkan agar adaptif, responsif, dan terintegrasi, sehingga mampu memberikan dukungan yang cepat dan efektif dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Panglima TNI juga menegaskan pentingnya kerja sama yang erat antara TNI dan Kementerian Kesehatan dalam mendukung target kesehatan nasional. “Kolaborasi antara TNI dan Kementerian Kesehatan merupakan langkah strategis untuk mempercepat upaya eliminasi kedua penyakit tersebut sesuai dengan target nasional yang telah ditetapkan,” tutupnya.
Rakorniskes TNI Tahun 2026 juga menghadirkan Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K) sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai sinergitas TNI dan Kementerian Kesehatan dalam mendukung pelayanan kesehatan TNI serta percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) dan malaria. Kegiatan Rakorniskes TNI 2026 kemudian ditutup secara resmi oleh Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD, M.A.R.S., CFrA.













