Nani Suwarni juga menjelaskan, cara pengisian matriks optimasi lahan yang mencakup data Kecamatan, Desa, poktan, luas lahan (berdasarkan CPCL dan SID), IP eksisting, tipe dan kondisi lahan, rencana tanam PAT, kebutuhan dan ketersediaan sarana produksi (saprodi), serta kondisi saat ini (olah tanah/tanam), imbuhnya.
Rapat ini ditutup dengan komitmen bersama antara Kepala Dinas dengan seluruh Korluh dan tim yang terlibat untuk mengawal suksesnya kegiatan Optimasi Lahan di khususnya di Kabupaten Sukabumi dan di Provinsi Jawa Barat pada umumnya. (Asep Hidayat/Agus Teguh).
Page 3 of 3













