Konstruksi Penafsiran Muhammad Asad dalam The Message Of The Quran
Muhammad Iqbal dalam penelitiannya mengungkapkan tentang konstruksi penafsiran Muhammad Asad dalam The Message Of The Quran telah menghasilkan beberapa kesimpulan penting. Muhammad Asad, seorang orientalis Barat, diposisikan sebagai figur yang mampu menyatukan kecerdasan rasional khas Eropa dengan kedalaman spiritual Islam.
Konteks historis dan peta perkembangan tafsir rasional yang melatarbelakangi pemikiran Asad menunjukkan bahwa pendekatan tafsirnya lahir dari pertemuan dua dunia: tradisi pemikiran modern Eropa dan pengalaman langsung dalam lingkungan Arab-Islam.

Konstruksi metode penafsiran Asad dalam The Message of the Qur’an tampak melalui perpaduan antara analisis bahasa, koherensi makna antarayat, kesadaran historis, serta penalaran rasional. Kaidah lughawiyyah, siyäqiyyah, aqliyyah, dan orientasi maqaşıdiyyah digunakan untuk menelusuri akar makna kata, menjaga kesinambungan pesan antarayat, memastikan argumentasi yang logis, dan menangkap tujuan moral Al-Qur’an.













