Dengan adanya pelaksanaan pelatihan barista tersebut, Radea Respati menaruh dua harapan besar kepada para peserta yang didominasi anak muda itu.
“Yang pertama, dengan ilmu yang mereka dapatkan, para peserta bisa membuka usaha baru, seperti warung kopi rumahan dan bentuk usaha kreatif lainnya. Yang kedua, semoga mereka bisa mendapatkan pekerjaan di tempat terbaik, di coffee shop atau industri kopi profesional,” tuturnya.
Kegiatan ini tentu disambut antusias oleh para peserta, yang terdiri dari kalangan muda, pelaku UMKM, serta masyarakat umum yang tertarik dengan dunia perkopian. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan materi teori dan praktik langsung mengenai teknik penyeduhan kopi, pengenalan biji kopi, hingga pelayanan pelanggan.
Melalui program ini, Radea berharap masyarakat Kota Bandung dapat semakin berdaya, produktif, dan mandiri secara ekonomi.











