Dalam pelaksanaannya yang berlangsung mulai 23 s/d 24 Februari 2026 di Gedung Assessment Centre BKN Pusat, Jakarta, tahap asesmen ini menggunakan sejumlah instrumen penilaian utama, meliputi psikotes, analisis kasus, _Leaderless Group Discussion_ (LGD) dan presentasi. Beragam metode tersebut dirancang untuk mengukur kompetensi manajerial, kemampuan berpikir strategis, keterampilan komunikasi, hingga kapasitas pengambilan keputusan dalam situasi kompleks.
Kepala BKN, Prof. Zudan, dalam sambutannya, memastikan bahwa, tahapan asesmen ini dirancang untuk menempatkan kader terbaik pada posisi yang tepat berdasarkan kebutuhan dan spesifikasi jabatan.
“Sistem seleksi pejabat terus dikembangkan melalui penguatan manajemen talenta ASN, sekaligus penyiapan suksesor secara berjenjang dan berkelanjutan. Dengan manajemen talenta yang terintegrasi, proses pengisian jabatan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif tanpa mengurangi kualitas kepemimpinan,” pesannya saat membuka tahapan asesmen, Senin (23/02/2026) di Kantor Pusat BKN, Jakarta. (Red).










