Ia menjelaskan bahwa sasaran program ini mencakup berbagai kelompok rentan, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil dan menyusui.
“Program MBG bukan hanya tentang memberi makanan, tetapi membangun generasi sehat, cerdas, dan produktif yang akan menjadi fondasi Indonesia Maju,” tegasnya
Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik memiliki dampak langsung terhadap kemampuan belajar, konsentrasi, serta motivasi anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan.
Dengan kondisi kesehatan yang lebih baik, peserta didik dapat menjalani proses belajar secara optimal. Ia juga menambahkan bahwa investasi gizi pada masa kanak-kanak menjadi penentu kualitas hidup seseorang di masa depan.
Koordinator Wilayah Kota Lubuk Linggau, Desi Puspasari, S.Psi, turut menegaskan bahwa MBG merupakan momentum penting menuju visi pembangunan jangka panjang.










