Dukungan juga datang dari Anyelir Puspa Kemala dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menilai program ini sebagai langkah strategis untuk menurunkan angka stunting di Bengkulu.
“Kita ingin memastikan tidak ada anak yang belajar dalam keadaan lapar. Dengan keterlibatan sekolah, orang tua, dan UMKM lokal, kita bisa wujudkan Bengkulu yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta berperan aktif dalam mendukung keberlanjutan program MBG. Tujuan akhirnya jelas: mencetak generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.












