Program MBG ditujukan bagi peserta didik dari tingkat PAUD hingga SMA, serta kelompok non-didik seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dengan penyediaan makan siang bergizi gratis, diharapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia semakin unggul, berdaya saing global, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Selain manfaat kesehatan, program ini juga membawa dampak sosial-ekonomi nyata bagi masyarakat. Setiap Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) yang melayani 3.000–4.000 penerima manfaat mampu menyerap 45–50 tenaga kerja lokal. Hingga saat ini, terdapat 239 SPPG di Provinsi Sumatera Utara, termasuk 9 SPPG di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kemudian, Kolonel Infantri Erin Andriyanto, sebagai Analis Kebijakan Ahli Madya Deputi BGN, menambahkan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi semua pihak.












