Dikatakan, pada tahun 2021 lalu, Disdik Jabar sudah menyusun kebijakan strategis rencana pembangunan daerah untuk satuan pendidikan, telah berhasil menerbitkan 35 sekolah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Hal ini mendapat tanggapan positif dari Kemendikbudristek dan Kemendagri, termasuk kurikulum Pendidikan Antikorupsi, Antiradikalisme, dan kurikulum Mitra Industri. Mudah-mudahan berdampak signifikan bagi pendidikan di Jabar,” harapnya.
Menurut Kadisdik, kebijakan strategis tersebut sebagai upaya mencapai peningkatan aksesibilitas, mutu, dan tata kelola pendidikan yang profesionalisme serta akuntabel.
Selain kebijakan strategis, Kadisdik juga memaparkan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022, skema, realisasi, dan rekapitulasi anggaran tahun 2021, pendaftaran beasiswa Jabar Future Leaders (JFLS) 2022 serta kerja sama dengan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli).










