Dalam sambutannya, Wadir III menekankan pentingnya moderasi Islam sebagai sunnatullah dan sunnaturrasul menuju al-wasatiyah. Ia menekankan bahwa moderasi beragama sangat dibutuhkan dalam melakukan bimbingan terhadap masyarakat yang berbeda aliran atau madzhab.
Moderasi Beragama Sebagai Etika Multikultural bagi Bimbingan Konseling Islam
Ketua Prodi Magister BKI, Dr.Dadang Ahmad Fajar,M.Ag memaparkan bahwa Moderasi beragama menjadi konsep penting dalam bimbingan konseling Islam, terutama dalam konteks multikultural. Konsep ini menekankan pentingnya sikap jalan tengah dalam beragama, memadukan teks kitab suci dan rasionalitas akal untuk menghindari metode ekstrem.
“Dalam bimbingan konseling Islam, moderasi beragama dapat membantu konselor memahami dan menghargai perbedaan budaya dan agama, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih efektif dan inklusif. Moderasi beragama juga dapat membantu konselor mengidentifikasi dan mengatasi potensi konflik atau kesalahpahaman yang mungkin timbul dalam proses konseling.” terang Dadang.











