Pangdam juga menekankan pentingnya wawasan strategis di tengah dinamika ancaman global dan nasional, termasuk ancaman berbentuk konflik fisik dan juga ancaman non-konvensional seperti perang siber, terorisme, hingga bencana alam.
“Diperlukan prajurit yang tidak hanya memiliki fisik yang kuat, tetapi juga kecerdasan, integritas dan jiwa kepemimpinan yang tangguh,” tegas Pangdam.
Sebagai tulang punggung satuan, Bintara memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan. Pangdam berpesan kepada 179 Sersan Dua yang baru dilantik ini agar memegang teguh Nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.
“Dekatlah dengan Rakyat, TNI berasal dari rakyat dan bekerja untuk rakyat. Jadilah prajurit yang rendah hati dan selalu hadir untuk membantu masyarakat, terutama dalam masa-masa sulit,” ujar Pangdam IV/Diponegoro.












