Untuk pencalonannya itu, ia mengaku sudah turun kelapangan, menjalin komunikasi, dan menyerap aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan kebutuhannya dan keinginannya yang hingga saat ini belum terimplementasikan.
Namun seperti yang diungkapkannya tadi, ia akan fokus pada stunting dan pernikahan dini. Karena dua masalah itu sangat berkaitan langsung dengan masa depan anak-anaknya nanti. Dan ia berharap masyarakat mendukung programnya itu dengan memilih serta menjadikannya sebagai anggota DPRD Provinsi Jabar di Pemilu 2024 nanti.
Untuk sekarang ia menuturkan, pihak KUA bisa menghindari pernikahan dini. Lakukan edukasi kepada pasangan pranikah sebelum melangsungkan pernikahan, termasuk mengenai stunting dari 0 tahun hingga 5 tahun ke depan. “Itu perlu dilakukan agar bisa menghindari stunting,” ujarnya.













