“Pemerintah ingin memastikan bahwa pelayanan pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan dengan aman, nyaman dan tenang dalam menjalankan ibadah. Termasuk juga kita berharap para jemaah berangkat dalam keadaan kondisi sehat, di sana pun sehat dan Insya Allah pulang ke tanah air dalam keadaan sehat pula dengan kondisi dengan status sebagai haji yang mabrur,” kata Menhaj.
Terkait progres persiapan layanan di Arab Saudi, Menhaj menegaskan bahwa, pihaknya mengawal secara intensif penyediaan layanan akomodasi, konsumsi dan transportasi melalui koordinasi erat dengan otoritas Arab Saudi agar layanan sesuai standar, tepat waktu dan mampu melayani jemaah Indonesia dalam jumlah besar.
“Kita sudah memastikan sebagian besar akomodasi, konsumsi dan transportasi di Saudi walaupun belum 100 persen. Transportasi sudah 100 persen, konsumsi sudah 100 persen, akomodasi Madinah sudah 93 persen, akomodasi di Makkah belum terlalu signifikan tapi Insya Allah dalam waktu seminggu ini kita pastikan akan bisa segera selesai,” ujarnya.











