Alternatif kedua, akan terbentuk koalisi dengan:
Poros Pertama:
– PDI-P 128 kursi, Golkar 85 kursi, PPP 19 kursi dan PAN 44 kursi, 276 kursi, mengusung Ganjar/Erick Thohir.
Poros Kedua:
– Gerindra 78 kursi dan PKB 58 kursi, 136 kursi, mengusung Prabowo dengan Cawapres sesuai kesepakatan.
Dengan demikian, pemilu 2024 akan tanpa AB dan AHY sebagai Capres dan Cawapres, tanpa PKS dan Demokrat dalam pemilu 2024, sehingga kedua partai ini akan terlempar dari parlemen.
Tetapi bisa saja NasDem nekat berkoalisi dengan PKS dan Demokrat dengan segala konsekwensinya dalam pemilu 2024, dan PKS serta Demokrat setuju akan syarat masing-masing agar bisa ikut pemilu, maka akan tetap terbentu dua poros pemilu 2024, yaitu:
Poros Pertama:
– Koalisi terbentuk besar yang di sebut koalisi kebangsaan, yang terdiri dari partai PDI-P 128 kursi, Golkar 85 kursi, PPP 19 kursi, PAN 44 kursi, Gerindra 78 kursi dan PKB 58 kursi, total 412 kursi, mengusung Ganjar/Prabowo, Ganjar/Erick Thohir.













