Hingga pendistribusian berlangsung, sekitar 1.300 warga masih bertahan di lokasi pengungsian dan belum menerima bantuan sejak bencana terjadi. Bantuan yang dibawa Satgas Yonif 122/TS menjadi dukungan pertama yang berhasil menjangkau wilayah tersebut. Kondisi serupa juga dialami warga di Pagaran Lambung 3 yang belum tersentuh bantuan sejak bencana melanda.
Komandan Satgas menjelaskan bahwa kondisi lapangan masih sangat menantang, sementara kebutuhan logistik masyarakat semakin mendesak. Untuk itu, diperlukan tambahan suplai sembako yang akan dikirim menuju wilayah Adiankoting sebagai titik dorong berikutnya sebelum kembali dibawa menuju desa-desa terisolir.
TNI terus memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pendistribusian bantuan di wilayah terdampak. Gerak cepat, ketangguhan, dan semangat prajurit menjadi kunci tersampaikannya bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan menembus daerah yang sulit dijangkau, TNI kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana dan misi kemanusiaan di seluruh pelosok tanah air. (*)













