Menindaklanjuti kondisi ini, Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menginstruksikan jajaran satuan TNI AD di wilayah Aceh untuk bergerak cepat ke titik-titik terdampak. Sejak hari pertama, prajurit Kodam IM telah berada di lapangan membantu evakuasi, penyaluran logistik, hingga pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor. “Kami tidak akan meninggalkan masyarakat dalam kondisi sulit. Prajurit Kodam IM akan tetap berada di lapangan hingga kondisi benar-benar pulih,” tegasnya.
Prajurit turut mengevakuasi warga rentan seperti lansia, anak-anak, perempuan, serta penyandang kebutuhan khusus, sekaligus mengoperasikan alat berat dan peralatan manual untuk membuka kembali jalur penghubung antardesa. Di pos-pos pengungsian, TNI mendirikan tenda darurat, dapur umum lapangan, dan menyalurkan bantuan bagi warga yang rumahnya rusak atau terendam.













