Sebagai mantan orang nomor satu yang biasa memainkan segala peran di daerahnya, bisa jadi kini ia merasa kurang optimal mengaktualisasikan konsep pembangunannya. Maka, jalan yang ditempuhnya adalah merapat ke Gerindra yang menjadi pemenang dalam pileg tingkat provinsi di Jawa Barat.
Andai ditinggalkan PPP, Ridwan Kamil hanya tinggal diusung PKB, Nasdem, dan Perindo totalnya 17 suara saja, karena tak satu kursi pun diraih Hanura di DPRD Provinsi Jabar. Andai saja PDI Perjuangan apalagi jika ditambah dengan Golkar bergabung, maka suara mayoritas berada di kubu yang tidak mendukung Ridwan Kamil.
“Saya kira, PPP dan Uu sadar betul akan hal itu. Maka, diputuskanlah PPP merapat ke Gerindra,” pungkasnya. @hermanto













