“Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah Desa memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Tujuan utamanya adalah mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayinya saat kehamilan, persalinan, atau setelahnya melalui pemberdayaan masyarakat,” ujar Kades kepada awak media.
Terkait kegiatan posyandu pemerintah Desa yang melibatkan mahasiswa dari dua fakultas perguruan tinggi dari kalimantan Selatan dan Tengah, Kades memberikan penjelasan, Pemerintah Desa dan di Desa ini kami telah menyediakan tempat tinggalnya untuk pelaksanaan KKN Mahasiswa ada dua dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin sebanyak 10 orang yang kesemuanya wanita dan untuk Universitas Palangkaraya (Unpar) 15 orang, 5 mahasiswa laki-laki, 10 nya mahasiswa wanita, jelas Kades.













