Tak hanya dokumen digital, POSDIGI juga menginisiasi penjualan meterai tempel resmi melalui marketplace dengan toko resmi “Official Store Toko Pos Finansial Indonesia”. Layanan ini hadir untuk menjawab persoalan klasik masyarakat, mulai dari risiko pemalsuan hingga stok terbatas. Kini, tersedia opsi pengiriman instan 2–3 jam di wilayah Jabodetabek dan Banten, dan akan diperluas ke kota lain.
“Kami memulainya dari hal yang terlihat sederhana, tetapi justru sangat penting yaitu pengamanan dokumen. Dari sana, kami terus kembangkan inovasi agar bisa memberi manfaat lintas industri, dari pemerintahan, korporasi, hingga UMKM,” ujar Sandi Mardiansyah, Direktur POSDIGI.
Selama ini, NDE telah diimplementasikan di internal Pos Indonesia sebagai fondasi digitalisasi dokumen. POSDIGI optimistis inovasi ini dapat diadopsi secara luas oleh berbagai industri nasional untuk mempercepat efisiensi, transparansi, dan kepercayaan dalam pengelolaan dokumen. **











