Tim pengurai tersebut, kata Kapolres, beranggotakan sepuluh personel dengan mengendarai sepeda motor, tujuannya agar pergerakan personel lebih dinamis ketika kepadatan arus terjadi di sudut-sudut wilayah Demak.
“Ada empat tim pengurai untuk mengantisipasi kepadatan arus lalulintas di Demak, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas bagi pemudik tetap terjaga,” ungkapnya.
Kapolres menambahkan, sejumlah titik kepadatan arus yang diprediksi akan muncul di Kabupaten Demak di antaranya, banjir rob di Kecamatan Sayung, exit tol Kadilangu dan Sayung, Pasar Buyaran, Pasar Bintoro, Pasar Dempet, Pasar Mranggen serta pertigaan Kracaan.
“Volume kendaraan menjelang lebaran mengalami peningkatan. Untuk itu, bagi pemudik maupun masyarakat Kabupaten Demak diharapkan selalu berhati-hati dan waspada dalam berkendara untuk keselamatan bersama,” pungkasnya. (Red/Munthohar/Ershi).










