Rinto menjelaskan, momentum ini merupakan kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada pemuda untuk pengembangan kepemudaan sebagai bagian penting dalam pembangunan indonesia baik dalam posisi pemuda sebagai subjek pembangunan maupun sebagai objek pembangunan.
“Pemuda harus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” jelas Rinto.
Selain itu, Ia juga menyoroti Pemerintah Daerah (Pemda) memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan pelayanan kepemudaan di setiap wilayah.
Dalam upaya menciptakan generasi muda yang berdaya saing dan berkarakter, kebijakan serta program kepemudaan yang baik dan berkesinambungan menjadi krusial.
“Implementasi kebijakan ini tidak hanya memberikan ruang bagi para pemuda untuk berpartisipasi aktif, tetapi juga mendorong mereka untuk mengembangkan potensi diri serta kontribusi positif terhadap masyarakat. Dengan demikian, keberadaan program kepemudaan yang sistematis dan terencana akan membantu membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan di masa depan,” tutupnya. (Red/Munthohar/Ershi).













