Dalam Operasi Zebra tersebut, dijelaskan Andy, petugas akan mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik (ETLE statis dan mobile) dan teguran simpatik dalam rangka disiplin masyarakat berlalu lintas.
“Harus profesional. Dalam Operasi Zebra ini, petugas mengedepankan penidakan dengan ETLE. Tidak ada lagi penegakan hukum secara stasioner atau razia guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang aman, nyaman dan selamat,” terangnya.
Selain itu, diharapkan seluruh stakeholder mampu mempersiapkan langkah – langkah antisipasi baik secara taktis teknis maupun strategis agar potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan dapat diminimalisir.
“Kami mengajak seluruh warga dan pengguna jalan untuk berperan aktif dalam mendukung Operasi Zebra Candi 2023 ini demi terciptanya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di wilayah Jawa Tengah,” pungkasnya. (Red/Munthohar/Ershi).













