“Kami masih mencari 2 alat bukti penting dan kami juga telah menyebarkan sketsa wajah terduga potensial,” pungkasnya
Selain kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, dalam rilis akhir tahun 2022,
Polda Jawa Barat mencatat sejumlah kasus menonjol.
Diantaranya kasus peredaran uang palsu di Indramayu senilai Rp.11,5 M, kasus penghinaan Presiden Jokowi dan kasus perampokan Maybank di Karawang.
Kemudian Reserse Kriminal Khusus juga mencatat kasus yang cukup menjadi atensi publik, diantaranya kasus penimbunan obat dimasa pandemi dan kasus pemalsuan sertifikat palsu vaksin covid-19 pada Agustus 2021.
Kemudian kasus pinjaman onlibe yang menjadi atensi Presiden, kasus mafia tanah desa, kasus kartu prakerja ilegas yang merugikan negara hingga Rp 18 Milyar serta kasus bansos dari APBD Subang. (nie/*)













