Petugas memukul mundur massa ke arah Jembatan Kapiro sejauh kurang lebih 200 meter. Jembatan tersebut merupakan akses penghubung wilayah Kabupaten Kudus dan Pati menuju Kabupaten Demak melalui Desa Wilalung.
Namun, saat proses pembubaran berlangsung, sekelompok pemuda itu justru melempari batu ke arah petugas. Pada saat bersamaan, sejumlah warga yang melintas di jembatan turut terdampak lemparan.
“Dua warga yang melintas terkena lemparan batu dan mengalami luka. Anggota yang bertugas segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Gajah 2 untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Nu’man.
Kedua korban masing-masing bernama Nadila Ardiatus Siva (18) dan Muhammad Nauval (8), warga Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Keduanya mengalami luka lecet di bagian kepala dan sempat menjalani perawatan.













