Sementara itu, Direktur Polban, Rachmad Imbang Tritjahjono mengatakan, kerja sama ini dilandaskan pentingnya pengembangan SDM di bidang ilmu terapan. Menurutnya, ilmu terapan merupakan kebutuhan utama di dunia industri saat ini.
“Presiden Jokowi sudah melihat betapa pentingnya pendidikan vokasi. Sehingga, kita harus benar-benar mewaspadai, jangan sampai salah menanganinya. Kita bisa memulai proses tersebut di pendidikan menengah kejuruan,” tuturnya.
Ia menegaskan, pihaknya sangat mendukung dan siap mewadahi kemampuan siswa ataupun akademisi lainnya yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang keilmuan.
“Kalau memang siswa punya kemampuan, kita harus memberi ruang. Jangan dibatasi karena itu aset negara. Yang namanya pendidikan itu harus menolong, bukan membatasi,” tegasnya.









![Satgas Sektor 13 saat sidak KCIC [foto: nie]](https://bedanews.com/wp-content/uploads/2019/09/20190912124839_IMG_0652.jpg)



