“Kami, TNI-Polri, selalu siap sedia membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan. Ini sudah menjadi komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, apapun kondisinya,” ujar Serka Suprianto saat proses evakuasi berlangsung.
Di saat bersamaan, petugas dari PLN Trenggalek juga turun ke lokasi. Untuk menghindari risiko korsleting, aliran listrik sementara dipadamkan guna mempermudah proses pemotongan pohon dan perbaikan jaringan.
Serka Suprianto juga mengimbau warga untuk tetap waspada. “Kami mengingatkan seluruh warga Kelurahan Ngantru agar berhati-hati. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, PLN dan masyarakat dalam penanganan cepat kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam menghadapi bencana.













