Kecamatan Panggul merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi di Trenggalek, seperti angin puting beliung, banjir, dan tanah longsor. Oleh karena itu, langkah preventif terus dilakukan oleh aparat kewilayahan bersama stakeholder terkait.
Proses penebangan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI, anggota TRC-PB, hingga warga setempat. Mereka bergotong-royong memotong batang pohon, mengamankan lalu lintas, dan membersihkan sisa potongan dari badan jalan.
Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Trenggalek, Adi Mujiprastyo, mengapresiasi aksi cepat Babinsa dan Koramil dalam upaya mitigasi bencana.
“Kami sangat terbantu dengan keterlibatan langsung TNI di lapangan. Ini bukti sinergi yang solid antara aparat teritorial dan TRC-PB dalam menjaga keselamatan warga,” ungkapnya.











