Dengan begitu, apabila menghadapi masalah maka akan selalu membangun komunikasi dengan perwira pembina taruna maupun orang tua wali taruna.
“Tindakan kekerasan tidak pernah ditolerir di sekolah manapun di bawah BPSDM Perhubungan. Kalau pun pernah berulang, bukan karena pembiaran,” kata Adita.
Setelah kepergian Putu Satria Ananta Rustika, diharapkan tidak akan terulang lagi kasus serupa waktu-waktu mendatang di STIP dan di sekolah di bawah BPSDM. (Sena).
Page 5 of 5











