“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan TNI AD yang sudah membantu kampung kami. Sekarang kami sudah bisa mendapatkan listrik dan air bersih,” ungkap Aloysius Wenda.
Sementara itu, Kapten Inf Dwi Supriono, Dankima Satgas Yonif 511/DY, menjelaskan bahwa pembangunan PLTMH tersebut merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya wilayah yang belum teraliri listrik dan memiliki keterbatasan akses air bersih. Sistem Wam Pillamo memanfaatkan aliran sungai yang dibendung dan dialirkan menuju turbin untuk menghasilkan energi listrik, sedangkan air buangan dari sistem tersebut kemudian disaring dan dialirkan menggunakan pompa hidran untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Menurutnya, konsep tersebut memungkinkan satu sumber daya alam dimanfaatkan untuk memenuhi dua kebutuhan dasar masyarakat, yakni listrik dan air bersih. Ia berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas yang telah dibangun serta menggunakannya dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga Kampung Tabukeker.













