Di tempat yang sama, Ketua LVRI Kota Bandung, Padmo Notowisasto menyampaikan harapannya untuk pemuda Bandung agar jasmerah (jangan sekali-kali meninggalkan sejarah).
“Sekarang dalam peringatan Bandung Lautan Api, pesan saya untuk anak muda sekarang, jangan lupa sejarah! Harus diingat terus. Upacara juga sudah cukup bagus tadi. Tiap tahun harus kita peringatkan agar tidak lupa dengan jasa-jasa para pahlawan,” tutur Padmo.
BLA merupakan salah satu bentuk perjuangan rakyat melawan kolonialisme pada Maret 1946 silam. Dalam waktu tujuh jam saja, sekitar 200 ribu penduduk Bandung membakar rumahnya. Berbondong-bondong meninggalkan kota menuju bukit di selatan Bandung agar para penjajah tak bisa merebut Kota Bandung. (Cut Salsa)













