“Dibandingkan tahun 2023 periode yang sama hanya tercatat 7.252 transaksi. Sehingga peningkatan ini menandakan jumlah kendaraan listrik di Jakarta meningkat sangat signifikan,” tambah Lasiran.
Lasiran juga menyampaikan, total konsumsi energi listrik yang terpakai di SPKLU pada periode Januari hingga April 2024 sebanyak 425.474 kWh, meningkat dari periode tahun sebelumnya yang hanya mencapai 142.774 kWh.
“Hal ini mencerminkan pertumbuhan kesadaran dan adopsi masyarakat terhadap kendaraan listrik serta infrastruktur pengisian listrik yang semakin memadai,” imbuh Lasiran.
Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa, kehadiran SPKLU dan SPBKLU ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.













