
“Ketahanan keluarga sebagai unit dasar yang berperan penting dalam menghasilkan SDM berkualitas. Sehingga mampu menepis masalah sosial yang terjadi seperti sosial, ekonomi bahkan budaya,” katanya.
Yana menegaskan, setiap keluarga dituntut untuk memelihara bahkan meningkatkan ketahanannya antara fisik maupun kemampuan ekonomi. Seperti kebutuhan dasar pangan, Pendidikan dan Kesehatan serta religius.
“Komitmen dan komunikasi menjadi hal penting. Maka harus efektif dalam berkomunikasi di lingkungan keluarga,” tuturnya.
Di samping itu, Yana menyarankan agar psikologis setiap keluarga harus baik. Ketahanan psikologi sebagai garda utama untuk mengelola emosi agar menghasilkan konsep diri yang positif.
“Ini masuk dalam kebutuhan kita. Maka setiap keluarga harus terkendali mulai fisik bahkan psikologisnya,” ujar Yana.










