Adanya panen ini, Pemkab Purwakarta berharap kebutuhan beras untuk masyarakat di Purwakarta akan terpenuhi. Bahkan masyarakat bisa menyimpannya sebagai stok, “ucap Benni.
“Yang menarik bagi saya di Purwakarta karena masyarakat juga mempunyai kebiasaan untuk menyimpan gabah atau beras, suatu waktu bisa dimanfaatkan kalau nanti kondisinya membutuhkan,” ucapnya.
Tidak menutup kemungkinan, jika masih ada sisa dari panen yang lain dan jika ada daerah di sekitar yang membutuhkan, bisa saja beras tersebut dimanfaatkan,” kata PJ Bupati tersebut.
“Tapi yang utama untuk di Purwakarta lebih dahulu sehingga kita tidak perlu panik karena ketersediaan beras selalu ada di Purwakarta,” ungkapnya.
Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta, luas panen bulan Oktober di Purwakarta yakni 2.486 hektare dengan produksi 13.327 ton gabah kering giling (GKG) setara dengan 8.544 ton beras. Panen Januari hingga September 2023 seluas 34.678 hektare. Produksi periode Januari – September 2023 tercapai 214.010 ton GKG setara dengan 137.202 ton beras.













