Pihaknya menyadari, bahwa aspirasi dari rakyat Indonesia, wabilkhusus warga Purwakarta yang menghendaki perubahan, karena kondisi saat ini, di saat sembako mahal, beras saat ini Rp. 14.000,- 15.000,- harga telor juga naik, awalnya dulu Rp. 17.000,- 18.000,- sekarang sudah mencapai Rp. 28.000,- sampai 30.000,-
Disisi lain pengangguran terus meningkat, padahal proyek Nasional banyak, hutang Negara kita besar, kemudian banyaknya Investasi dari luar, tetapi banyak yang pengangguran di mana-mana, karena tidak menyerap lapangan pekerja.
Inilah konsekwensi dari proyek padat modal yang saat ini digalakan oleh Pemerintah kita, disisi lain banyak juga para petani mengeluhkan mahalnya pupuk, ditengah saat ini kita berharap, bahwa petani ini bisa menghasilkan padinya, menghasilkan beras, tetapi pupuk sulit didapat dan harganya mahal.











