Wakil Ketua II Bidang Keuangan dalam pemaparannya menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan efisien. Ia menyampaikan bahwa optimalisasi penggunaan dana harus sejalan dengan prioritas institusi, khususnya dalam mendukung kegiatan akademik dan pengembangan sarana prasarana. “Kita harus memastikan setiap alokasi anggaran memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama menyoroti pentingnya penguatan kegiatan kemahasiswaan serta perluasan jejaring kerja sama dengan berbagai pihak. Menurutnya, mahasiswa perlu didorong untuk aktif dalam kegiatan organisasi dan pengembangan soft skills. “Di sisi lain, kerja sama dengan institusi lain, baik dalam maupun luar negeri, perlu terus ditingkatkan untuk membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen,” tuturnya.












