Pertama, Airin masih memiliki pancaran pesona pribadi yang menarik perhatian publik. Selain sebagai seorang perempuan cantik yang memiliki segudang prestasi di bidang politik dan pemerintahan, Airin juga perempuan yang mengalami banyak tekanan.
Secara psikologis tekanan demi tekanan yang dialami Airin diyakini telah membuat simpati dan empati publik terutama bagi kaum ibu.
Kedua, Airin adalah bagian dari keluarga dinasti politik Banten, dimana keluarga besar ini memiliki jaringan pekerja relawan politik yang sangat kuat, berlapis, luas, dan solid.
Efektivitas kinerja jaringan relawan dimaksud boleh dibilang lebih kuat dan solid dibandingkan dengan kinerja mesin partai politik yang ada. Di bawah komando langsung Tb. Chaeri Wardana (TCW) atau yang populer dipanggil Kang Wawan, keberadaan jaringan relawan bekerja di luar jalur dan pantauan partai politik pengusung.












