Dari hasil komunikasinya dengan para petani di sana, Danrem mengungkapkan ada beberapa kesulitaan yang dialami petani, mulai dari masalah air dan pupuk.
Terkait masalah air, sebutnya, saat ini TNI AD yang didukung oleh Kementerian Pertanian tengah melakukan program pompanisasi yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, salah satunya juga menyasar Desa Kajang.
Lebih dari itu, upaya lain juga dilakukannya dengan memanfaatkan keberadaan sumber air, seperti waduk yang ada di wilayah.
“Tadi kami juga ke Waduk Widas di Madiun. Kami menyampaikan kepada petugas di sana untuk bantuan distribusi airnya dan sudah sepakat nanti akan didukung. Hanya saja ada batas minimal dari waduk itu supaya airnya dapat dibuka dan dialirkan,” bebernya.
Lanjut, Pamen TNI AD itu pun menegaskan, berbagai upaya yang dilakukan untuk membantu kesulitan petani adalah bentuk komitmen TNI AD untuk selalu hadir dan menjadi solusi, serta sebagai gerakan antisipasi darurat pangan.













