Diakhir kuliahnya, Kasad mengingatkan agar mahasiswa menjaga keintelektualannya dari pengaruh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan diri sendiri serta yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
“Mari kita bangkit, karena bangsa Indonesia dibangun tidak semudah membalikkan telapak tangan tetapi dengan cucuran darah dan air mata. Mari kita semangat untuk bersatu, karena Merah Putih naik bukan karena satu kelompok yang memenangkan tapi semua kelompok yang bersatu menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Hadir dalam kuliah umum itu, Rektor ITB, Wagub Jabar, Danpussenif, Pangdam III/Slw, Wadan Kodiklatad, Aspers dan Aster Kasad, Danpussenarmed, Dansecapa AD, Ketua Dewan Pertimbangan Korps Menwa, Dewan Pengawas Korps Menwa Indonesia, Ketua Umum Korps Menwa Indonesia, Ketua Korps Mahawarman, Danmenwa Mahawarman, Rektor Universitas Kristen Maranatha, Warek 3 Kemahasiswaan IPDN, Dewan Penasehat Korps Menwa Indonesia, Ketua yayasan Korps Mahawarman, Sekretaris ITB, Warek 1, 2 dan 3 ITB dan Para Ketua Korps Menwa se-Jabar. (Red/Dispenad).













