Kedua: Selat Hormuz yang merupakan Jantung Minyak Dunia. Iran menuntut pengakuan kontrol mereka atas Selat Hormuz, termasuk hak mengenakan biaya dari kapal-kapal yang lewat. Iran menjadikan itu sebagai hak permanen. Sementara AS bersikeras bahwa selat Hormuz harus bebas dan aman buat semua, gratis dan terbuka. Ini hampir tidak bisa dijembatani. Satu pihak merasa punya hak sejarah dan geografis, pihak lain menganggap itu pelanggaran hukum internasional.
Ketiga: Gencatan Senjata mencakup Lebanon. Ini yang membikin saya sebagai mantan prajurit geregetan. Iran bersikeras bahwa penghentian permusuhan harus berlaku di semua lini, termasuk di Lebanon dan Gaza. Sementara AS dan Israel menolak gencatan senjata dengan Iran mencakup Hizbullah di Lebanon Selatan.













