Menurutnya, kerjasama antara Perumda Tirtawening dengan PJT II merupakan mega proyek karena langsung oleh Kementerian PUPR dan BUMN serta menjadi program atau project nasional.
“Kita bangga dan semangat untuk mendorong sebab tidak mudah kita mendapatkan investasi sebesar itu. Ini adalah kesempatan yang tidak akan datang dua kali,” tegasnya.
Bahkan direncanakan, pihak legislatif melalui Komisi A ke depan akan segera mengagendakan mengundang pihak Perumda Tirtawening untuk memaparkan tentang bagaimana rencana kerjasamanya dengan PJT II, agar kerjasama tersebut dinilai bisa menguntungkan kedua belah pihak disamping akankah dari kerjasama tersebut berimbas pada kenaikan tarif di masyarakat.
“Setelah ke depan kita undang Perumda melalui Komisi A, tentu nanti hasilnya menjadi bagian kita untuk merekomendasikannya,” pungkas Kurnia.**










